Defrag Database dengan metode CTAS

  Artikel sebelumnya menjelaskan perlu tidaknya kita melakukan defrag database dan untuk artikel berikut akan menjelaskan bagaimana melakukan defrag Database secara manual. Cara ini saya pelajari waktu masih menggunakan Oracle 7.4 dan cukup efektif untuk menjaga kesehatan database. Cara ini juga dapat di pergunakan di database yang lain seperti PostgreSQL, MySQL, MS-SQL atau RDBMS lainnya. CTAS adalah singkatan dari Create Table As Select.

Berikut adalah langkah langkah untuk melakukan defrag tabel dengan memakai perintah database Oracle / PostgreSQL :

  • Tentukan tabel yang menurut anda perlu di defrag.
    • Setiap database memiliki cara bagaimana menentukan tabel yang perlu di defrag.
    • PostgreSQL dan MySQL menggunakan script sementara MS-SQL dan Oracle memiliki dynamic view untuk mendeteksinya.
  • Cek primary key dari tabel tersebut, atau jika tidak memilikinya pakailah unique index. Cek urutan kolomnya.
  • Cek trigger dari tabel tersebut dan siapkan script untuk create ulang.
  • Buat tabel baru dengan perintah :

sql> create table new_table as select * from old_table order by col_1, col_2, col_3 ;

    • Disini kita membuat tabel yang baru dan data yang ada kita urutkan sesuai dengan urutan kolom di primary key yang dimiliki tabel tersebut
    • Dengan cara ini kita sudah membuat tabel dengan blok data di filesystem terurut mulai dari awal record hingga akhir record
  • Drop tabel yang lama beserta semua object yang mengikutinya dengan perintah :

sql> drop table old_table cascade;

  • create table baru dengan perintah :

sql> create table old_table as select * from new_table;

    • di MS-SQL dan My-SQL dapat menggunakan perintah select * into old_table from new_table;
    • di PostgreSQL dapat menggunakan perintah alter table new_table rename to old_table;
  • Recreate ulang semua constraint dan index nya, dengan perintah :

sql> alter table old_table add constraint old_table_pk primary key ….. ;

sql> alter table old_table add constraint old_table_ux unique …..;

sql> create index old_table_ix on old_table ( … );

  • Analyze table dan index nya untuk membuat data statistic terhadap table dan index yang baru buat ulang ini

sql> analyze table old_table;

sql> analyze index old_table_pk;

sql> analyze table old_table_ux;

  • Buat ulang trigger dari tabel yang lama.
  • Drop table yang baru

sql> drop table new_table;

  • Done.
Seperti yang kita lihat bersama, teknik yang dipergunakan adalah menggunakan create table as select. Teknik ini dapat dipergunakan untuk semua RDBMS.
Hal hal yang perlu diperhatikan pada saat menggunakan teknik ini adalah :
  • Applikasi atau user tidak diperkenankan mengakses tabel yang akan di defrag.
  • Jikalau perlu matikan dulu akses ke database server.
  • Jangan lupa untuk selalu mengakhiri prosedur ini dengan membuat statistik terhadap tabel yang baru dibuat. Hal ini akan membantu database dalam mengeksekusi perintah query.

Bagaimana pendapat anda ?

Author: Nareswara

Ordinary People with eye glasses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *